Rabu, 20 Mei 2020

VC 8 Postest : Backup & Recovery data

RDBMS memiliki komponen yang digunakan untuk mengembalikan Basis Data ke kondisi yang benar (Consistent State) Jika Terjadi System Failure (Kegagalan Sistem)
  • Jelaskan apa saja penyebab kegagalan system dalam sebuah system yang memungkinkan mengganggu konsistensi data
  • Kegagalan system juga bisa mengakibatkan kerusakan pada system, jelaskan jenis kerusakan akibat kegagalan system dan bagaimana untuk mengatasinya
  • RDMBS menyediakan beberapa fasilitas  recovery data antara lain mekanisme backup, fasilitas loging, chekpoint, dan manager recovery. Jelaskan konsep recovery yang dapat dipilih atau digunakan pada saat kegagalan transaksi

JAWAB

1.       A. physical disasters
           bencana fisik yg natural,  seperti kebakaran, air bah, gempa

B. Carelessness / human error
Kekurang telitian atau kerusakan pada data atau fasilitas yg tidak disengaja disebabkan oleh operator atau pengguna

C. Sabotase, kerusakan pada data, fasilitas perangkat lunak & keras yg disengaja

D. System Crash (Kerusakan Sistem)
Akibat Kesalahan Pada Perangkat Keras Atau Lunak, Menyebabkan Kehilangan Memori Utama

E. Media Failure (Kegagalan Pada Media)
Seperti Media Tidak Dapat Dibaca, Menyebabkan Kehilangan Sebagian Dari Penyimpanan Sekunder

F. Application Software Error (Kesalahan Pada Perangkat Lunak Aplikasi)
Seperti Kesalahan Logika Yg Mengakses Data Base Menyebab Kan Satu Atau Lebih Transaksi Mengalami Kegagalan, Basis Data Menjadi Tdk Konsisten)

2.       Jenis Kerusakan :
1.  Kegagalan Transaksi (Transaction Error)
           A. Kesalahan Logika (Logical Error)
                        Input Salah, Data Not Found, Overflow, Memori Habis
           B. Kesalahan Sistem (System Error)
                         Deadlock
2. Kerusakan Sistem (System Crash)
            Hardware Macet (Hang),  Data Pada Memori Sementara Hilang
3. Kerusakan Pada Disk (Disk Failure)
            Bad Sector / Disk Macet Pada Saat Operasi I/O


Cara Mengatasinya :
      1.      Transaksi Merupakan Unit Logika Dari Proses Database Yang Mencakup Satu Atau Lebih Operasi Pengaksesan Database – Meliputi Insert, Delete, Modifikasi Atau Operasi Retrieve.
      2.      Sebuah Program Aplikasi Dapat Berisi Lebih Dari Satu Transaksi Read-only
      3.      Transaction.  Transaksi  Dalam  Database Hanya Mengambil (Retrieve) Data, Tidak Melakukan Update
      4.      Diagram Transisi Transaksi :
-          BEGIN_TRANSACTION : Memulai Transaksi
-          READ Or WRITE : Operasi Baca Atau Tulis Dari Item Database Yang Dieksekusi Sebagai Bagian Dari Transaksi
-          END_TRANSACTION : Operasi Transaksi READ Atau WRITE Selesai Dilakukan.

3.          Ada 2 teknik utama dalam melakukan recovery kesalahan transaksi :
1.      Deferred update
2.      Immediate update

DEFERRED/TUNDA UPDATE
·         Update Tidak Dilakukan Secara Langsung Pada Data Base, Tetapi Update Dilakukan Setelah Transaksi  Menyelesaikan Eksekusinya Dengan Sukses Dan Mencapai Titik Commit.
·         Sebelum Mencapai Commit Semua Transaksi Yang Di Update Disimpan Pada Buffer Local
·         Hanya Dicatat Pada System Log Dan Transaction Workspace.
·         Setelah Transaksi Commit Dan Log Sudah Dituliskan Ke Disk, Maka Update Dituliskan Ke Data Base
·         Karena Data Base Tidak Pernah Ter-update Pada Disk Hingga Transaksi Mencapai Commit, Operasi UNDO  Tidak Diperlukan.
·         Operasi Ini Dikenal Dengan Algoritma Recovery No Undo/ Redo.
·         Redo Dibutuhkan Saat Sistem Gagal Setelah Transaksi Mencapai Commit Tetapi Sebelum Perubahan Disimpan Pada Data Base Di Disk.

Immediate Update (RIU)
       Update Dilakukan Langsung Pada Data Base Tanpa Menunggu Transaksi Mencapai Titik Commit
       Operasi Tetap Harus Dituliskan Ke Log (Pada Disk) Sebelum Update Dilakukan Pada Data Base à Write-ahead Logging Protocol



Postest_VC8_3KA11_15117182_Rifdah Salma Isnaini

VC8 Pretest : Backup & Recovery Data

  • Mengapa backup juga perlu diterapkan dalam basis data?
  • Bilamana Recovery data dilaksanaknan
  • Apa peranan DBA dalam proses Backup dan Recovery data
JAWAB

  1.           Tentu saja backup pada basis data harus diterapkan karna bisa sewaktu waktu data itu :

                     a.       Data bisa hilang kapan saja
                     b.       Data itu penting dan sangat berharga
                     c.       Virus yang ada dimana – mana
                     d.       Mengbackup data itu mudah


      2.       Ternyata recovery data memang bisa mengatasi permasalah yang saya hadapi. Tapi tahukah kamu apa itu pengertian recovery data? Recoveri Data yang juag kerap disebut Data Recovery adalah tindakan mengembalikan sistem atau data yang rusak, korup, gagal atau tidak bisa diakses ke kondisi semula.
Namanya dikembalikan ke kondisi semula, sama artinya dengan dikembalikan ke posisi masih normal alias tidak rusak. Bahkan tak hanya sistem komputernya saja, recovery data pun bisa mengembalikan data dari berbagai media penyimpanan. Entah itu dari:
·         disk komputer,
·         harddisk,
·         flashdisk,
·         memori card,
·         atau media penyimpanan lainya seperti kamera digital, dan camcorder.

           3.       Peranan DBA pada proses backup dan recovery data ialah :
Administrator basis data, yang sering dikenal hanya dengan akronim DBA, adalah peran yang biasanya dalam departemen Teknologi Informasi, diisi dengan pembuatan, pemeliharaan, pencadangan, pencarian, penyetelan, penetapan hak pengguna dan keamanan basis data organisasi.



Pretest_VC8_3KA11_15117182_Rifdah Salma Isnaini

Minggu, 10 Mei 2020

VC 7 POSTTEST : MASALAH KONKURENS

a. Jelaskan 2 metode untuk menjamin SERIALIZABILITY
b. Pada Metode Locking  untuk transaksi terus menahan suatu kunci sampai dilepaskan secara eksplisit selama eksekusi atau telah selesai, aturannya menggunakan matriks locking. Jelas kerja dari matriks Locking
Jawaban :

a.     1. TIMESTAMPING :Keduanya konservatif (pesimistik) karena transaksi ditunda untuk mencegah konflik dg transaksi lain di waktu kemudian.
2. METODE OPTIMISTIC :Berasumsi bhw konflik jarang terjadi sehingga proses tetap berjalan & pengecekan dilakukan pada saat transaksi sudah di-commit
b.    Cara Kerja Metode Locking adalah :
Prosedur untuk mengontrol pengaksesan datasecara konkuren Apabila satu transaksi mengakses basis data, suatu lock (kunci) akan menolak pengaksesan transaksi lain utk mencegah modifikasi yg tidak benar
1. Kunci READ / S (digunakan bersama)
            Jika transaksi mempunyai kunci read terhadap suatu data, maka dia dapat melakukan operasi read tetapi tidak dapat melakukan operasi update terhadap data tsb.
2. Kunci WRITE / X (eksklusif)
            Jika transaksi mempunyai kunci write terhadap suatu data, maka dia dapat melakukan operasi read maupun operasi update terhadap data tsb.
Aturan Locking
Transaksi yg akan mengakses suatu data harus terlebih dahulu menguncinya, meminta kunci S jika hanya melakukan read data saja atau kunci X jika untuk melakukan operasi read & write.
Jika data tsb belum dikunci oleh transaksi apapun, maka kunci diperkenankan.
Jika data tsb telah dikunci, maka DBMS menentukan apakah kunci yg diminta sesuai dg yg ada. Jika kunci read yg diminta sama dengan kunci read yg telah ada, maka permintaan diperkenankan, selain itu maka transaksi harus menunggu (wait) sampai kunci write dilepaskan.
Transaksi terus menahan suatu kunci sampai dilepaskan secara eksplisit selama eksekusi atau telah selesai.



Posttest vc7_3KA11_15117182_Rifdah Salma Isnaini

VC 7 Pretest : Masalah Konkurensi

Terdapat beberapa masalah umum yang muncul pada konkurensi yaitu:
  • Lost update problem (Masalah hilangnya data yang diupdate).
  • Uncommited dependency problem / dirty real (Masalah kebergantungan terhadap transaksi yang belum commit).
  • Inconsistent anaisys problem (masalah analisa yang tidak konsisten).
Jelas ke 3 masalah tersebut secara singkat

Jawab :

1.       Lost update (modifikasi yg hilang)
Masalah operasi update yg sukses dari seorang pengguna kemudian ditimpali oleh operasi update dari pengguna lain

2.       Uncommited dependency (ketergantungan yg tidak sukses/modifikasi sementara)
            Masalah terjadi saat suatu transaksi membaca data dari transaksi lain yg belum dicommit

3.        Inconsistent analysis (Analisis yang tidak konsisten)
Masalah terjadi saat satu transaksi membaca beberapa nilai tetapi transaksi kedua pd waktu sama memodifikasi nilai tersebut.


Pretest vc7_3KA11_15117182_Rifdah Salma Isnaini

Senin, 04 Mei 2020

VC6 Posttest : Pengontrolan Konkurensi

a. Jelaskan outcome dari transaksi dan berikan contoh nya 
b. Properti Transaksi yaitu ACID, jelaskan dan berikan contoh

JAWABAN
a.        
1. COMMIT
      Jika operasi berjalan sukses, maka transaksi disebut  commited ,  basis data mencapai kondisi konsisten yg baru.


2. ABORT
            - Jika operasi berjalan tidak sukses, maka transaksi disebut aborted  (gagal)
      - Jika transaksi gagal maka basis data kembali ke keadaan konsisten sebelum transaksi dimulai. Disebut roll back atau undone.


b.       
ATOMICITY (ATOMIK)
Semua operasi dalam transaksi dikerjakan   ‘semua atau tidak sama sekali’.
Transaksi dilaksanakan keseluruhan atau tidak dilaksanakan sama sekali.

CONSISTENCY (KONSISTEN)
                Transaksi harus mentransformasikan basis data dari kondisi konsisten ke kondisi konsisten lain

ISOLATION / INDEPENDENCE
                Transaksi dieksekusi berdiri sendiri.         Efek dari transaksi yg tidak selesai tidak terlihat pada transaksi lain.

DURABILITY (BERTAHAN)
                Efek transaksi yg sukses secara permanen disimpan dalam basis data.

Ti  :         read (A)
                                Aß A – 100000
                                write (A)
                                read (B)
                                B ß B + 100000
                                write (B)

-  Atomik  :
    Jika nilai awal A = 2000000, B=100000,
                transaksi dijalankan, pada saat write A,  nilai A=1900000,
                terjadi gangguan (mati listrik), maka jika transaksi dilanjutkan kondisi sistem akan melanjutkan operasi transaksi selanjutnya, nilai B=1100000, atau dianggap transaksi belum dilakukan sama sekali

-  Konsisten
                perubahan hasil transaksi menyebabkan kondisi konsisten lain. A à 2000000, menjadi Aà 1900000,
                                Bà 1000000 menjadi Bà 1100000,

-  Isolasi
                jika ada multi transaksi, dengan menggunakan data yang sama  maka perlu mekanisme concurrency control  agar eksekusi  setiap transaksi tidak saling mengganggu

-  Ketahanan
                jika transaksi sudah selesai dieksekusi (A=1900000, B=1100000), maka  nilai ini bertahan walau sistem tiba-tiba mengalami gangguan.


Posttest Vc6_3KA11_15117182_Rifdah Salma Isnaini

VC6 Pretest : Pengontrolan Konkurensi

SOAL
  1. Apa yang anda pahami tentang konkurensi?
  2. Mengapa perlu dilakukan pengontrolan  konkurensi ?
JAWAB

  1.Pengontrolan konkurensi merupakan salah satu fungsi dari DBM
  • Pada DBMS terpusat yang multi-user, dapat mengakses sejumlah transaksi pada waktu bersamaan.
  • Transaction (transaksi) adalah suatu aksi atau serangkaian aksi yang dilakukan oleh seorang pemakai atau suatu program aplikasi, dimana dapat mengakses atau mengubah isi dari database.
  • Dua hasil transaksi adalah commit atau rollback.
  • Jika transaksi berjalan sukses maka dikatakan commit, sebaliknya jika transaksi tidak berjalan sukses maka transaksi ibatalkan dan kembali ke keadaan semula dikatakan rollback.
  • Untuk menjamin transaksi-transaksi yang dilakukan bersamaan berjalan sukses tanpa adanya tumpang tindih maka dibutuhkan mekanisme pengontrolan konkurensi, jika tidak timbul permasalahan:
  1. Lost update
  2. Uncommited dependency
  3. Inconsistent analysis
        2.       
n  Lebih dari satu pengguna (pada DBMS terpusat) dapat melakukan operasi pada basis data secara simultan
n  Jika tidak dikontrol, hal ini dapat menyebab kan interferensi satu sama lain sehingga basis data menjadi tidak konsisten
n  Untuk mencegahnya, DBMS mengimplementasikan pengontrolan konkurensi



Pretest VC6_3KA11_15117182_Rifdah Salma Isnaini

Kamis, 30 April 2020

VC 5: Postest - Integritas Data

a. Apa kegunaan integritas basis data
b. Jelaskan jenis-jenis integritas basis data
c. Buatlah contoh untuk Integritas Entitas
d. Buatlah contoh untuk Integritas Domain

Jawab :

a.      1. Memasukkan aturan bisnis di dalam basis data
2. Menjaga agar data yang tidak valid tidak masuk ke basis data
3. Menjaga konsistensi data pada relasi keterkaitan antar table

b.      -INTEGRITAS ENTITAS
Integritas entitas mendifinisikan sebuah baris sebagai sebuah entitas yang unik untuk suatu tabel. Dalam integritas entitas, tidak ada baris yang di duplikat didalam suatu tabel.
          -INTEGRITAS DOMAIN
Domain adalah nilai-nilai yang dimungkinkan diasosiasikan dengan setiap atribut, Integritas domain merupakan validasi masukan dari sebuah kolom. Dengan integritas domain, tidak ada data yang melanggar jangkauan nilai di tiap kolom data.
           -INTEGRITAS REFERENSIAL
Integritas referensial adalah dasar relasi antar tabel yaitu antara foregin key dengan promary key. Integritas referensial memastikan bahwa seluruh nilai dari foregin key cocok dengan nilai primary key yang dihubungkanya.
-INTEGRITAS ENTERPRISE
Integritas enterprise mengizinkan kita untuk menentukan spesifik business rules sendiri yang tidak sama pada kategori integritas yang lainnya.

c.       create table Pembelian
(ID Pembelian smallint,
ID model smallint,
DeskripsiModel varchar (40),
Primary Key (IDPembelian));

d.       Create table biografi
(idpenulis smallint unsigned not null,
tahunLahir year not null,
kotalahir varchar (40) not null default ‘Kosong’);
create domain nilai numerik(3,2)
constraint value-test check (value >=0.00)


Postest_Vc5_3KA11_15117182_Rifdah Salma Isnaini

VC 5: Pretest Integritas Data

Salah satu fungsi pada DBMS adalah membuat integritas data, mengapa integritas data penting dalam sebuah siste basis data?

Jawab :

Karena Pada Integritas data Secara garis besar integritas data dalam model relasional meliputi :
a. Integritas Entitas
b. Integritas Domain
c. Integritas Referensial
d. Integritas Enterprise
a.       INTEGRITAS ENTITAS
Integritas entitas mendifinisikan sebuah baris sebagai sebuah entitas yang unik untuk suatu tabel. Dalam integritas entitas, tidak ada baris yang di duplikat didalam suatu tabel.
b.      INTEGRITAS DOMAIN
Domain adalah nilai-nilai yang dimungkinkan diasosiasikan dengan setiap atribut, Integritas domain merupakan validasi masukan dari sebuah kolom. Dengan integritas domain, tidak ada data yang melanggar jangkauan nilai di tiap kolom data.
c.       INTEGRITAS REFERENSIAL
Integritas referensial adalah dasar relasi antar tabel yaitu antara foregin key dengan promary key. Integritas referensial memastikan bahwa seluruh nilai dari foregin key cocok dengan nilai primary key yang dihubungkanya.
d.      INTEGRITAS ENTERPRISE
Integritas enterprise mengizinkan kita untuk menentukan spesifik business rules sendiri yang tidak sama pada kategori integritas yang lainnya.

Pretest_Vc5_3KA11_15117182_Rifdah Salma Isnaini

VC 8 Postest : Backup & Recovery data

RDBMS memiliki komponen yang digunakan untuk mengembalikan Basis Data ke kondisi yang benar (Consistent State) Jika Terjadi System Failure ...